Iklan

Iklan

,

Iklan

Ikmat Samarinda Tampilkan Budaya Toraja di Sapa Pemuda Kaltim

Ricdwan Abbas
31 Okt 2021, 23:59 WITA Last Updated 2021-10-31T23:36:43Z
Ikmat Samarinda arak-akan membawa miniatur rumah tongkonan
Infokitasulsel.com, Samarinda - Dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda yang ke 93, Duta Dumai dan FOKS (Forum Organisasi Kedaerahan Samarinda) menggelar Sapa Pemuda Kaltim.


Kegiatan ini merupakan pagelaran budaya oleh beberapa organisasi dari berbagai daerah.


Tak terkecuali, Ikatan keluarga Mahasiswa Toraja (IKMAT) Samarinda, juga turut berpartisipasi menampilkan budaya Toraja pada Sapa Pemuda Kaltim yang ke-3 ini. 


Srikandi Ikmat Samarinda Ummi Maghfirah, yang saat ini menjabat sebagai Ketua kepada Infokitasulsel.com, ia katakan, selain dilakukan indoor di Hotel Atlit Sempaja, juga dilaksanakan secara outdoor.


Pelaksanaan outdoor ini kata Ummi,  berkeliling di sekitar area Gor Sempaja menampilkan budaya daerah masing-masing organisasi. Sabtu, 30 Oktober 2021.

Untuk diketahui, terkait Duta Dumai ini, kata Ummi," bertugas untuk menebarkan perdamaian. Jadi, fokus Duta Damai ini untuk menjadi penyampai pesan-pesan perdamaian". Ujarnya.


Lebih lanjut, Sapa Pemuda Kaltim yang diselenggarakan oleh Duta Damai dan FOKS ini, Ikmat Samarinda mengaku sangat bangga dan mengapresiasi.


"Kami Ikmat samarinda sangat mengapresiasi yang setinggi-tingginya, karena ini ajang untuk saling bersilaturahmi sesama organisasi daerah yang ada di Samarinda terutama lebih saling mengenal budaya-budaya yang ada di Indonesia khususnya di tanah Borneo," ungkapnya.

Bahkan, Ikmat Samarinda berharap kegiatan edukatif ini bisa dilangsungkan setiap tahun untuk memperkenalkan budaya daerah ke pemuda dan mahasiswa yang menempuh pendidikan di tanah Borneo.


"Besar harapan kami acara ini tiap tahun terus diadakan agar mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di kota Samarinda bisa lebih dekat lagi, lebih mengenal budaya dan adat istiadat terutama budaya Toraja," tandasnya.


Sebelumnya, pentas seni yang ditampilkan Ikmat Samarinda tarian Pa'gellu dan Musikalisasi puisi.


Sementara, untuk festival budaya, tampak beberapa pengurus Ikmat Samarinda yang  mengenakan pakaian adat Toraja dan mereka membuat miniatur rumah Tongkonan yang kemudian di arak keliling area Gor Sempaja.


Iklan