![]() |
| Ist. |
Terpilihnya Yoben menjadi penanda berlanjutnya estafet kepemimpinan di tubuh PMKRI Cabang Toraja setelah sebelumnya organisasi dipimpin oleh Imanuel pada periode 2025–2026.
Forum RUA yang berlangsung di Aula Stasi Mandetek itu menjadi momentum penting bagi kader PMKRI untuk menentukan arah organisasi ke depan. Sosok Yoben dinilai memiliki pengalaman organisasi yang cukup matang karena sebelumnya pernah mengemban jabatan sebagai Presidium Pengembangan Organisasi periode 2023–2025 dan Presidium Gerak Kemasyarakatan periode 2025–2026.
Dalam penyampaiannya usai terpilih, Yoben menegaskan bahwa kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan peran PMKRI sebagai organisasi kader yang responsif terhadap persoalan sosial dan pembangunan daerah.
Ia menilai pemuda memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal arah pembangunan di Tana Toraja dan Toraja Utara melalui gagasan maupun kritik yang membangun.
“Kami ingin PMKRI tetap hadir sebagai mitra kritis yang konstruktif bagi pemerintah daerah. Organisasi ini harus mampu menjadi ruang pembinaan kader sekaligus wadah perjuangan kaum muda untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Yoben.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh kader, alumni, pemerintah, dan elemen masyarakat untuk membangun kolaborasi dalam mempersiapkan generasi muda yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan di masa mendatang.
Menurutnya, tantangan pemuda ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan kerja sama dan solidaritas lintas sektor agar lahir generasi yang kritis, berintegritas, dan mampu memberi dampak positif bagi daerah.
RUA PMKRI Cabang Toraja tahun 2026 berlangsung sejak 4 hingga 7 Mei 2026 dengan mengusung tema “Regenerasi Estafet Kepemimpinan dalam Semangat Tiga Benang Merah.”(red)



