Iklan

Iklan

,

Iklan

Ratusan Masyarakat Rano dan Buakayu Datangi Kantor PLTA MALEA, Ada Apa?

Redaksi
16 Jul 2020, 15:30 WITA Last Updated 2020-07-16T14:50:59Z
A D V E R T I S E M E N T
Unjuk Rasa Masyarakat Rano & Bonggakaradeng di Kantor PT. Malea (Dok: Ist)
Infokitasulsel.com, Tator - Ratusan masyarakat beserta eks karyawan PT. Malea dan Forum Mahasiswa Toraja (FORMAT) melakukan aksi demonstrasi di Kantor Malea  II, Kamis 16 Juli 2020.

Massa yang tergabung dari 2 Kecamatan Rano dan Bonggakaradeng ini menuntut pihak perusahaan untuk mempekerjakan kembali putra-putri daerah sesuai dengan MOU yang telah ditandatangani sebelum proyek ini berdiri, Bahwa akan di utamakan karyawan lokal dan pemilik lahan yang dibebaskan PT. Malea.

Massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Toraja ini mengatakan pengerjaan terowongan baru boleh dilanjutkan setelah melalui musyawarah dengan warga lokal untuk mempertimbangkan segala dampak yang mungkin terjadi dan merugikan warga sekitar.

Pengunjuk rasa pun memberikan daftar nama-nama warga lokal sebanyak 150 orang yang saat itu ikut dalam aksi dan yang mempunyai lahan yang telah dibebaskan oleh proyek PLTA Malea guna menjadi bahan pertimbangan kepada Perusahaan untuk dipekerjakan kembali sesuai dengan perjanjian sebelum pembebasan lahan dilakukan.

Lanjut, pihak manajemen PLTA Malea diberikan waktu selama 3 hari untuk memberikan keputusan. (*/Dika)

Iklan