Iklan

Iklan

,

Iklan

Video: Aksi Tolak Omnibus Law Ricuh, Oknum Polisi dan Satpol PP Terekam Pukuli Pendemo di Maros

Redaksi
9 Okt 2020, 16:59 WITA Last Updated 2020-10-09T11:05:23Z

 


Infokitasulsel.com, Maros - Aksi demonstrasi penolakan pengesahan Undang-Undang (UU) cipta kerja atau Omnibus Law di Kabupaten Maros berbuntut ricuh. Aksi tersebut berlangsung di depan gedung DPRD Kabupaten Maros, jalan Lanto Dg Pasewang, Kamis 8 Oktober 2020.


Dilansir dari video yang beredar luas dimedia sosial, dalam aksi demo ratusan mahasiswa itu terekam sejumlah oknum Polisi dan Satpol PP Maros melakukan tindakan represif kepada mahasiswa. Dalam vidio pendek tersebut terlihat mahasiswa tengah diseret dan dipukuli.


Sebelumnya, mahasiswa dan aparat keamanan bentrok didepan gerbang masuk gedung DPRD Maros, aksi saling dorong dan adu jotos pun tak terhindarkan antara kedua belah pihak.


Usai saling dorong dan adu jotos pihak Kepolisian pun memukul mundur ratusan massa aksi hingga ke Plaza. Sebagian, massa berhamburan kedalam pekarangan Mesjid Agung Maros.


Polisi juga sempat ingin meringkus massa aksi yang berhamburan kedalam Mesjid Agung namun dihalangi oleh jamaah yang hendak melaksanakan sholat Ashar.


Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam pun ikut menyoroti video yang beredar tersebut, Merdisyam menegaskan akan mengusut tuntas kejadian tersebut.


"Terkait video Yang Beredar di Sosial media Pemukulan Mahasiswa yang terjadi saat Demo Omnibus Law itu kami akan Usut tuntas", tegasnya kepada awak media.


(Firdaus)

Iklan