Iklan

Iklan

,

Iklan

A D V E R T I S E M E N T

Pentingnya Cek Motor Pasca-Banjir: Cegah Kerusakan Kelistrikan dan Mesin Sejak Dini

Infokita - Soppeng
15 Jan 2026, 12:22 WITA Last Updated 2026-01-18T04:18:31Z
Kendaraan melewati genangan air

Infokitasulsel.com, Otomotif – Dampak banjir terhadap sepeda motor tidak selalu langsung terasa saat kendaraan selesai melewati genangan. Dalam banyak kasus, motor masih bisa digunakan beberapa hari setelahnya, sebelum akhirnya muncul gangguan yang perlahan berkembang.

Menurut Victor Assani, 2W Service Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), kerusakan akibat banjir umumnya bersifat bertahap.


Masalah baru muncul ketika air yang masuk ke komponen tertentu mulai menimbulkan karat, gangguan kelistrikan, atau penurunan kinerja mesin.


"Efek banjir itu sering tidak langsung. Bisa beberapa hari sampai beberapa minggu kemudian baru terasa, tergantung seberapa tinggi air dan bagian mana yang kemasukan," kata Victor kepada Kompas.com, Selasa (13/1/2026). Victor menjelaskan, air banjir yang masuk ke area kelistrikan seperti soket, sensor, atau kabel berpotensi menyebabkan korosi.


Pada awalnya motor masih dapat berfungsi normal, tetapi seiring waktu koneksi listrik mulai terganggu dan memicu gejala seperti mesin brebet, susah dihidupkan, atau indikator bermasalah. Selain kelistrikan, sistem pengereman dan pelumasan juga rentan terdampak.

Air yang bercampur dengan oli dapat menurunkan kemampuan pelumasan mesin.


Efeknya tidak langsung fatal, namun dalam jangka menengah bisa mempercepat keausan komponen internal. "Kalau air sampai masuk ke ruang mesin atau tercampur oli, biasanya kerusakan tidak instan. Tapi dalam jangka waktu tertentu performa mesin akan menurun dan risikonya jadi lebih besar," ujar Victor. Komponen lain yang sering luput dari perhatian adalah bearing roda, rantai, dan bagian bergerak di kolong motor. Air banjir yang kotor dapat mengikis pelumas dan mempercepat proses karat.


Akibatnya, suara kasar dan getaran baru terasa setelah motor dipakai beberapa waktu. Karena itu, Victor menyarankan agar sepeda motor yang sempat terendam atau menerjang banjir segera diperiksa, meski masih terasa normal saat digunakan. Pemeriksaan dini dapat mencegah kerusakan lanjutan yang biayanya jauh lebih besar. "Motor yang habis kena banjir sebaiknya jangan menunggu rusak dulu. Pemeriksaan lebih awal penting untuk memastikan tidak ada air yang tertinggal di komponen vital," ucapnya.


Ia menegaskan, banjir bukan hanya soal apakah motor mogok atau tidak di hari yang sama. Dampak sesungguhnya justru sering muncul belakangan, ketika kerusakan sudah telanjur menyebar ke berbagai sistem.

Iklan

               
         
close