Iklan

Iklan

,

Iklan

Pembalap Valentino Rossi Pensiun, Marc Marquez Berada di Ujung Takdir

Ricdwan Abbas
15 Nov 2021, 10:52 WITA Last Updated 2021-11-15T02:52:28Z

Valentino Rossi "The Doctor" (Gambar: detiksport)
Infokitasulsel.com, Internasional - Valentino Rossi pebalap legendaris dengan julukan The Doctor mengakhiri karirnya di dunia MotoGP.


Datang membawa ceria pulang dengan cerita bahagia, dengan senyum yang selalu terpancar darinya di sirkuit balap. 


The Doctor ialah rider pertama yang meraih gelar juara MotoGP pada tahun 2002. Tidak sampai disitu, Valentino Rossi tiga tahun berikutnya meraih juara beruntun hingga musim 2005.


Kemenangan-kemenangan yang dia persembahkan kepada pengagumnya selalu dihiasi dengan selebrasi-selebrasi unik.


di masa keemasannya di usia muda, The Doctor, selebrasi itu selalu hadir menghibur pecinta balap motor yang merindukan keberadaannya berada di sirkuit.


Tak ada lawan yang tak mampu ia kejar dimasa kejayaannya, dengan ciri khas nya menukik di tikungan mendahului lawan-lawannya.


Namun, sehebat-hebatnya Rossi, ia tak mampu mengatasi waktu. Usianya yang sekarang sudah tidak memungkinkan baginya melanjutkan karir di dunia MotoGP yang membutuhkan fisik dan ketelitian yang maksimal.


Tepat saat MotoGP 2021 berakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu, 14 November 2021, Rossi mengucapkan kalimat perpisahan.


Hilangnya The Doctor membuat rider-rider baru untuk menjadi bintang idola yang dibicarakan semua orang.


Marc Marquez yang awalnya menjadi rival kuat The Doctor dari segi prestasi.


Satu gelar juara lagi, Marquez sejajar dengan Rossi yang memperolah 9 gelar juara dunia.


Namun, hal itu tak berjalan dengan lancar karena cedera yang dia alami.


Kecelakaan yang dia alami di seri pertama MotoGP tahun 2020 membuatnya membenamkan mimpinya setara dengan jumlah gelar Valentino Rossi.


Akan tetapi, performa terbaik Marquez sempat memberikan kejutan sejak seri MotoGP Aragon musim ini yang menaiki podium di urutan dua.


Kemudian dia membuktikan sebagai "raja" berkat kemenangannya pada MotoGP Amerika dan MotoGP Emilia Romagna.


Sayang seribu sayang, kecelakaan menjelang MotoGP Algarve membuat dirinya mengidap gangguan penglihatan ganda atau diplopia.


Eks rider Marco Melandri, memprediksi Marc Marquez sulit untuk melanjutkan karir dunia MotoGP.


"Apakah kita melihat Marc Marquez yang asli lagi? Itu tergantung pada waktu pemulihan. Diplopia secara paradoks kurang invasif daripada patah tulang, tetapi tidak memberi Anda waktu pemulihan tertentu," kata Melandri dikutip Tuttomotoriweb.


"Anda juga tak tahu apakah harus menjalani operasi atau tidak."


"Dua bulan ke depan akan menentukan. Dia bisa mempersiapkan diri secara fisik, tetapi jika menunggu terlalu lama, kesulitan mental bisa muncul. Sekarang tidak ada yang tahu," lanjutnya.


"Marc bukanlah seseorang yang gampang menyerah dan mampu bangkit kembali ketika tampaknya tidak mungkin."


"Akan tetapi, andai dia tidak pulih pada awal 2022, itu akan bisa menjadi pukulan terakhir baginya. Bahkan untuk para pahlawan super yang dapat mematahkan sesuatu dengan kepalanya," jelas Marco Melandri.


Usia Marc Marquez masih sangat berpotensi untuk mengejar gelar Valentino Rossi, tergantung pemulihannya. Hanya waktu yang bisa menjawab.

Iklan