Iklan

Iklan

,

Iklan

Pergeseran Tanah di Tanete Rano Tengah, 5 KK Harus Mengungsi, Akses Roda 4 Putus

Andika Manglo Barani
16 Feb 2022, 12:15 WITA Last Updated 2022-03-19T09:05:02Z
A D V E R T I S E M E N T
Bencana tanah longsor di Tanete, Rano Tengah (Dok: Pata Elmas)
Infokitasulsel.com, Tana Toraja - Tanah Longsor kembali terjadi di Dusun Kayangan, Saruran, Tanete Lembang Rano Tengah, Rabu 16 Februari 2022.

Hal tersebut disampaikan warga saruran, Pata Elmas, kepada Infokitasulsel.com Rabu (16/02) Pagi.

"Tanah longsor parah terjadi di Tanete Rano Tengah. Pergeseran tanah terjadi subuh-subuh saat orang masih tidur," kata Elmas yang juga Ketua PK Golkar Kecamatan Rano.

Pata' Elmas menyebutkan akibat tanah Longsor tersebut 5 keluarga harus mengungsi meninggalkan rumahnya.

Diketahui, tanah longsor tersebut sudah terjadi tahun lalu, namun semakin parah hingga saat ini.

Hingga berita ini diturunkan, rumah warga yang terdampak segera di bongkar warga, guna menyelamatkan barang dan bangunan rumah yang masih bisa digunakan.

Sementara dilaporkan kondisi di lokasi mulai turun hujan, hingga di khawatirkan pergeseran tanah akan semakin parah.

"Sementara saat ini hujan, warga panik membongkar rumah, karena khawatir longsor semakin parah," ungkapnya.

Sementara itu kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja, Alfian Andilolo mengatakan agar pemerintah setempat bersurat ke Bupati untuk segera merelokasi rumah yang terdampak.

"Jadi dari tahun lalu saya sudah sampaikan kepada Kepala Lembangnya agar bersurat ke Bupati untuk meminta bantuan relokasi, kalau di kami tidak ada anggaran sama sekali untuk itu, jadi intinya bersurat ke Bupati," kata Alfian via telepon.

Alfian juga mengatakan saat ini sedang berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk penanganan jalan yang terputus akibat longsor tersebut.

"Besok jika tidak ada halangan kami akan ke lokasi memantau langsung," pungkasnya.

Iklan

               
         
close