Iklan

Iklan

,

Iklan

Kolam Galian Proyek SPPBE Mengkendek Telan Korban, Bocah 12 Tahun Tewas Tenggelam

Redaksi
10 Apr 2022, 18:15 WITA Last Updated 2022-06-10T09:08:34Z
A D V E R T I S E M E N T
Ist

Infokitasulsel.com, Tana Toraja - Kolam galian proyek Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Minanga, lembang Buntu Tangti, kecamatan Mengkendek, Tana Toraja menelan korban jiwa, Minggu 10 April 2022 sekitar pukul 11.30 Wita.


Korban diketahui bernama Adriannu Ranni (12) warga, warga lembang Ke’pe’ Tinoring, Mengkendek, Tana Toraja.


Berdasarkan informasi yabg diterima Redaksi Berita.infopemuda.id, kejadian bermula saat saksi 1 inisial I dan saksi 2 inisial F sedang duduk-duduk di salah satu warung di wilayah Ke’pe’ Tinoring tepatnya di pinggir jalan poros Toraja-Makassar km 10.


Setelah beberapa saat, korban menghampiri saksi 1 dan saksi 2 lalu mengajak untuk pergi bersama berfoto-foto ke tempat proyek pengerjaan SPPBE Minanga.


Ajakan korban diterima saksi-saksi dan mereka bertiga langsung menuju ke lokasi yang mana korban berangkat mengendarai motornya sementara saksi 1 dan saksi 2 berboncengan menggunakan motor yang berbeda.


Setibanya di lokasi, saksi 1 dan saksi 2 menuju ke daerah pinggiran lokasi proyek untuk melihat pemandangan, namun tidak mengetahui jika korban pergi berenang di galian tangki yang tergenang air yang tepat berada di tengah lokasi proyek.


Setelah beberapa saat kemudian saksi 1 dan saksi 2 mencari korban dan mendapati sendal dan baju kurban berada tepat di pinggir galian tengki. Setelah itu Saksi 1 dan 2 berenang mencari korban namun tidak mendapatkannya, lalu mereka memanggil masyarakat sekitar untuk meminta bantuan.


Setelah mendapat bantuan masyarakat sekitar, korban ditemukan tenggelam di dasar galian tengki yang tergenang air, dan setelah itu korban langsung dilarikan ke Puskesmas Ge’tengan untuk mendapat penanganan.


Dari hasil pemeriksaan tenaga medis PKM Ge’tengn atas nama dr. Yunita Batara saat korban tiba di PKM Ge’tengan sudah dalam keadaan meninggal dunia dimana memiliki ciri-ciri pupil mata sudah melebar, bahkan detak nadi sudah tidak ada.

Iklan

               
         
close