Iklan

Iklan

,

Iklan

A D V E R T I S E M E N T

Peran DPRD Tana Toraja Diperkuat, Komisi II Turun Langsung Pastikan Kebutuhan Masyarakat Simbuang-Mappak

DEMIAN
9 Apr 2026, 15:34 WITA Last Updated 2026-04-22T23:46:52Z
Ketua komisi II DPRD Tana Toraja berkunjung ke simbuang Mappak, Foto Ist
Infokitasulsel.com, Tator – Komitmen lembaga DPRD Kabupaten Tana Toraja dalam mengawal kebutuhan dasar masyarakat kembali ditunjukkan melalui langkah cepat Komisi II. Beberapa minggu setelah pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP), Ketua Komisi II DPRD Tana Toraja, Semuel Pali Tandirerung, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke wilayah Simbuang-Mappak pada Kamis (9/4/2026).


Kunjungan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam forum resmi benar-benar ditindaklanjuti di lapangan. Dalam sidak tersebut, Komisi II menemukan bahwa distribusi pupuk subsidi belum berjalan optimal, serta harga elpiji 3 kilogram yang masih tergolong tinggi di tingkat masyarakat.


Semuel menyampaikan bahwa kehadiran DPRD di lapangan bertujuan untuk melihat langsung kondisi riil, sekaligus memastikan bahwa berbagai kendala yang dihadapi masyarakat dapat segera dicarikan solusi bersama pemerintah terkait.


“Kami ingin memastikan bahwa hasil RDP tidak berhenti di ruang rapat, tetapi benar-benar ditindaklanjuti. Karena itu kami turun langsung dan melihat kondisi di Simbuang-Mappak,” ujarnya.


Dari hasil pemantauan, diketahui bahwa belum tersedianya pengecer resmi menjadi salah satu faktor utama belum masuknya pupuk subsidi ke wilayah tersebut. DPRD melalui Komisi II mendorong agar pihak terkait segera menghadirkan pengecer resmi guna memperlancar distribusi, terlebih saat ini petani sedang memasuki masa tanam.


Selain itu, DPRD juga memberikan perhatian terhadap tingginya harga elpiji 3 kilogram yang mencapai Rp50.000 per tabung di tingkat pengecer. Kondisi ini dinilai perlu penanganan bersama agar harga dapat kembali stabil dan terjangkau bagi masyarakat.


Berdasarkan data dari Dinas Pertanian yang disampaikan dalam RDP sebelumnya, distribusi pupuk subsidi di Tana Toraja baru mencapai sekitar 10 persen dari total stok yang tersedia. DPRD pun menilai perlu adanya percepatan distribusi agar kebutuhan petani dapat terpenuhi tepat waktu.


Melalui langkah ini, DPRD Tana Toraja menegaskan perannya sebagai representasi masyarakat yang tidak hanya menampung aspirasi, tetapi juga aktif mengawal dan memastikan solusi di lapangan. Diharapkan, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dapat segera menghadirkan perbaikan nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Simbuang dan Mappak.(red)


Iklan

               
         
close