Iklan

Iklan

,

Iklan

Diduga Kebocoran Tabung Pertamini, Empat Rumah di Toraja Utara Dilalap Si Jago Merah

Redaksi
28 Feb 2021, 13:14 WITA Last Updated 2021-02-28T05:37:47Z
A D V E R T I S E M E N T
Ist
Infokitasulsel.com, Toraja Utara - Kebakaran rumah kembali terjadi di Toraja Utara Minggu, 28 Februari 2021.

Dilaporkan, sekitar pukul 08.15 wita telah terjadi peristiwa kebakaran rumah warga di lingkungan kalawa utara kelurahan pangli kecamatan Sesean Kabupaten Toraja utara. Selanjutnya wakapolsek Sesean Ipda Abdul kadir bersama personil Polsek Sesean menuju ke lokasi kebakaran untuk membantu warga memadamkan api. 

Adapun Identitas Pemilik Rumah ( korban ) : 
1.) Luther Ramba @ Ne Yusti ,umur 60 tahun, pekerjaan Wiraswasta, alamat Lingkungan kalawa utara kelurahan pangli kecamatan sesean Kabupaten Toraja utara 

2.) Dominggus Pasulu @ Pong Ita,umur 54 tahun,pekerjaan wiraswasta, alamat Lingkungan kalawa utara kelurahan pangli kecamatan sesean Kabupaten Toraja utara 

3.) Tomas Salle @ Pong Lempo , umur 52 tahun, pekerjaan supir, alamat Lingkungan kalawa utara kelurahan pangli kecamatan sesean Kabupaten Toraja utara 

4.) Duma @ Papa resti ,umur 54 tahun ,pekerjaan wiraswasta, alamat Lingkungan kalawa utara kelurahan pangli kecamatan sesean Kabupaten Toraja utara 

Saksi-saksi sebagai berikut :
a). Pati,umur 40 tahun,pekerjaan wiraswasta, Lingkungan serre kelurahan pangli kecamatan sesean Kabupaten Toraja utara 

b). Rante pasapan@ pong Nada,umur 35 tahun,pekerjaan guru , Lingkungan kalawa utara kelurahan pangli kecamatan sesean Kabupaten Toraja Utara.

Adapun kronologis kejadian, pada hari minggu tanggal 28 februari sekitar pukul 08.15 Wita api terlihat menyala di depan rumah Ne yusti di pertamini kemudian menjalar kerumah Pong Ita lalu kerumah Pong resti dan Pong Lempo. Sekitar pukul 08.45 wita lima unit mobil Damkar tiba di lokasi langsung memadamkan api tersebut bersama warga dan personil Polsek Sesean . Selanjutnya sekitar pukul 10.30 wita api berhasil dipadamkan 

Keempat rumah tersebut berdempetan sehingga memudahkan api menjalar dari rumah yang satu kerumah yang lain. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut namun diperkirakan korban  Ne Yusti mengalami kerugian sekitar 1.200.000.000 (satu miliar rupiah dua ratus juta rupiah),   Pong Ita mengalami kerugian materil sekitar 500.000.000 ( lima ratus juta),  Pong Lempo mengalami kerugian sekitar 300.000.000 (tiga ratus juta),
Pong resti mengalami kerugian sekitar 300.000.000 (tiga ratus juta)

Dari fakta tersebut diatas diperkirakan peristiwa kebakaran tersebut berasal dari pertamini milik Ne Yusti  yang diduga mengalami kebocoran pada tangki penyimpanan BBM yang berbentuk drum dengan menggunakan mesin pompa electrik  yang bisa menimbulkan percikan bunga api

Tidak menutup kemungkinan akan kembali terjadi peristiwa kebakaran tersebut bagi pemilik pertamini yang masih berjualan BBM tanpa memperhatikan keamanan dari mesin pompa yang digunakan.

Iklan