Iklan

Iklan

,

Iklan

BBM Langka, Kapolres Tator: Akan Ditindak Tegas Jika Ada Pelanggaran

Ricdwan Abbas
24 Okt 2021, 22:49 WITA Last Updated 2021-10-25T13:44:40Z

Kapolres Tana Toraja AKBP. Sarly Sollu, SIK, MH, (Gambar: Tribuntimur)
Infokitasulsel.com, Tana Toraja - Kapolres Tana Toraja, AKBP. Sarly Sollu, SIK, MH, menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Tana Toraja.


Kapolres dalam pernyataannya kepada media pada Minggu, 24 Oktober 2021 mengatakan, pihak Polres Tana Toraja telah meminta konfirmasi pemilik SPBU terkait kelangkaan BBM tersebut.


"Rekan-rekan, sebagai info bahwa pihak Polres Tana Toraja sudah meminta konfirmasi kepada pemilik SPBU terkait kuota BBM yang di dapat, bahwa memang benar mereka mendapat pengurangan kuota BBM dari depot Pertamina Kota Parepare". tuturnya.


Berdasarkan keterangan itu, kata Kapolres, ia melanjutkan penelusuran dengan meminta konfirmasi depot pertamina Pare-pare yang menyuplai BBM ke Tana Toraja dan didapatkan informasi bahwa pengurangan kuota diterapkan pada semua SPBU.


"Sudah di konfirmasi ke depot Pertamina Parepare. Memang terjadi pengurangan kuota BBM dan itu terjadi di semua SPBU," ungkapnya.


Seperti diketahui, beberapa pekan terakhir, BBM jenis bensin langka di SPBU Tana Toraja sehingga para supir angkutan umum maupun pemilik kendaraan pribadi rela mengantri berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar.


Akibat antrian yang didominasi kendaraan roda empat tersebut, mengakibatkan kemacetan  panjang di sekitar area SPBU.


Lebih lanjut, Kapolres Tana Toraja merespon sejumlah pertanyaan yang menyatakan 'SPBU langka BBM, pengecer/penjual botolan justru melimpah'.


"Mereka yang jerigen bukan untuk menimbun kekayaan tapi untuk mereka dapat nafkah untuk keluarga mereka, mohon agar bijak," ujarnya.


Kendati tersebut, Kapolres menghimbau masyarakat agar melaporkan jika mendapati penyalahgunaan BBM untuk ditindak tegas. 


"Rekan-rekan, kalo memang ada pelanggaran dan penyalahgunaan bbm yang sangat tidak wajar, tolong laporkan ke Polres, segera kita tindak lanjuti, akan kita tindak tegas," pungkas Sarly Sollu.


Kapolres Sarly Sollu juga menyatakan bahwa pada bulan November nanti, kuota BBM akan dinormalkan kembali.

Iklan