Iklan

Iklan

,

Iklan

Kodim 1414 Tator Salurkan BTPKLW ke 450 Pelaku Usaha Kecil

Ricdwan Abbas
25 Okt 2021, 17:08 WITA Last Updated 2021-10-25T09:19:39Z

Launching BTPKLW TNI di gedung Tammuan Mali', Makale, Kabupaten Tana Toraja.
Infokitasulsel.com, Tana Toraja - Pandemi Covid-19 yang berkelanjutan sangat berdampak pada sector perekonomian masyarakat terlebih bagi pelaku usaha kecil tanpa terkecuali. Hal itu dikarenakan pembatasan kegiatan di lingkup masyarakat (PPKM).


Menyikapi hal itu, pemerintah gencar menggelontorkan bantuan kepada pelaku usaha sebagai upaya Pemulihan Ekonomi Nasional.


Sama halnya yang dilakukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak melalui program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung oleh TNI (BTPKLW-TNI).


Bantuan yang disalurkan TNI ini berupa bantuan Tunai yang launching di Gedung Tammuan Mali', Makale, Kabupaten Tana Toraja. Setelah kegiatan launching kemudian bantuan disalurkan ke 1.5000 jumlah penerima dan disalurkan langsung oleh Kodim 1414 Tana Toraja.


Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Humas Kodim 1414 Tana Toraja, bantuan ini merupakan program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dampak covid-19 yang akan disalurkan selama 4 hari dan setiap harinya ditarget tersalurkan ke 450 penerima.


Letkol Inf. Amril Haeruman Tehupelasury, selaku Dandim 1414 Tana Toraja dalam sambutannya mengatakan, bantuan yang diberikan kepada pedagang kaki lima dan warung ini merupakan bantuan sejenis yang disalurkan oleh jajaran Polri melalui Polres Tana Toraja sebelumnya.


Bantuan ini juga, kata Dandim 1414 Tator, tidak bisa double, yang artinya penerima bantuan adalah masyarakat yang belum pernah menerima bantuan serupa dan tidak akan ada ketimpangan pemberian bantuan karena menggunakan data calon penerima berupa NIK yang diinput kedalam sistem aplikasi.


Sistem aplikasi yang dimaksud adalah aplikasi yang berisi data seluruh masyarakat yang perna  menerima bantuan. Sehingga, data calon penerima jika dimasukkan ke dalam sistem akan terdeteksi secara otomatis.


Amril juga menuturkan bahwa bantuan sejumlah Rp1.8 M ini diberikan utuh berupa uang tunai sebesar Rp1.200.000 tanpa ada potongan pajak bagi setiap penerima bantuan.


"Bantuan ini tidak ada pemotongan sama sekali dan total bantuan ini kami terima untuk disalurkan adalah 1,8 M (satu milyar delapan ratus juta rupiah) dimana jumlahnya untuk setiap penerima adalah Rp. 1.200.000," ucapnya.


Ia pun menghimbau warga penerima bantuan agar bantuan ini digunakan untuk pengembangan usaha bukan pada hal lain.


"Digunakan sebaik baiknya untuk pengembangan usaha kembali, jangan digunakan ke hal-hal lain," pungkas Letkol Inf. Amril Haeruman Tehupelasury.


Dandim 1414 Tator juga mengatakan tidak semua kabupaten kota mendapatkan bantuan ini. Untuk Sulawesi Selatan pun hanya diberikan ke Kota Makassar dan Kabupaten Tana Toraja yang karena di masa PPKM kemarin berada pada Level empat.

Sementara, Wakil Bupati Tana Toraja Zadrak Tombe dalam sambutannya menyebut keadaan saat ini sesuai pepatah lama yakni sengsara membawa nikmat. Lanjut Wabup, walau terdampak pandemi, masyarakat pelaku usaha bisa mendapatkan BTPKLW untuk pemulihan perekonomian.


"Kesungguhan kita kemarin untuk mau di tracing dan di tracking hingga kita masuk PPKM Level 4. Ini yang mungkin bisa dikatakan sengsara membawa nikmat. Karena pemberlakuan posisi level 4 itu, kita bisa mendapatkan bantuan ini", ucap Zadrak Tombe.


Wakil Bupati Tana Toraja juga mengatakan, walaupun jumlahnya tidak seberala tetapi bisa bermanfaat untuk pemulihan perekonomian ditengah pandemi. Ia juga berharap bantuan ini bisa membantu masyarakat, khususnya PKLW untuk mengembangkan usaha. 


Turut hadir dalam penyerahan bantuan, Ketua DPRD Tana Toraja, Wakapolres Tana Toraja, Kajari dan Ketua Pengadilan Negeri Makale.

Iklan