Iklan

Iklan

,

Iklan

A D V E R T I S E M E N T

PMKRI Cabang Toraja Turun ke Jalan, Ajak Masyarakat Toraja Ulurkan Tangan untuk Flores NTT

DEMIAN
21 Agu 2026, 12:43 WITA Last Updated 2026-08-21T04:45:48Z
PMKRI Cabang Toraja Galang dana untuk korban bencana Gempa Bumi di Flores,NTT. Foto,Ist.
Infokitasulsel.com, Tana Toraja – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (DPC PMKRI) Cabang Toraja Sanctus Paulus terus menunjukkan kepeduliannya terhadap para korban bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).


PMKRI Cabang Toraja juga turun langsung ke jalan untuk melaksanakan aksi penggalangan dana di Kota Makale, Jumat (21/8/2026).


Tak hanya Turun ke Jalan PMKRI Cabang Toraja juga membuka Open Donasi melalui rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) 4942-0103-2204-537 A/N. Herniati Ratte Bua/Wakil Bendahara Umum DPC PMKRI Cabang Toraja.


Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Toraja, Milton Lando, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat Flores yang tengah terdampak bencana.


Menurutnya, kondisi para korban membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Toraja untuk ikut membersamai gerakan kemanusiaan tersebut.


 “Selain membuka open donasi, kami juga turun langsung ke jalan untuk melakukan penggalangan dana di Kota Makale. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Toraja untuk ikut membersamai gerakan ini. Saudara-saudari kita di Flores, NTT, yang terdampak bencana gempa bumi sangat membutuhkan uluran tangan dari kita semua,” ujar Milton.


Milton juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan apabila kegiatan penggalangan dana tersebut sempat mengganggu aktivitas dan perjalanan masyarakat.


 “Oleh karena itu, kami juga memohon maaf apabila kegiatan yang kami lakukan mengganggu aktivitas perjalanan para pengguna jalan. Namun kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa ini adalah gerakan kemanusiaan untuk membantu saudara-saudari kita yang sedang mengalami musibah,” tambahnya.


Berdasarkan data yang disampaikan Milton, hingga pembaruan tanggal 20 Agustus, tercatat sebanyak 75 orang meninggal dunia, 907 orang mengalami luka-luka, serta 92.735 orang terpaksa mengungsi akibat bencana gempa bumi tersebut.


Sementara itu, Ketua Presidium PMKRI Cabang Toraja, Yoben Sampe, menegaskan bahwa gerakan solidaritas tersebut bukan sekadar aksi penggalangan dana, melainkan bagian dari implementasi nilai serta visi dan misi PMKRI dalam menjawab persoalan kemanusiaan.


Menurut Yoben, mahasiswa dan kaum muda tidak boleh hanya menjadi penonton ketika saudara sebangsa sedang menghadapi penderitaan.


 “Gerakan ini merupakan salah satu wujud implementasi visi dan misi PMKRI. Kami percaya bahwa setiap sentuhan, setiap kepedulian, dan setiap bantuan yang diberikan memiliki arti yang sangat besar bagi saudara-saudari kita di Flores, NTT,” kata Yoben.


Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengambil bagian dalam gerakan tersebut. Baginya, nilai kemanusiaan harus melampaui batas daerah, organisasi, maupun latar belakang.


“Mungkin apa yang kita berikan tidak mampu menghilangkan seluruh penderitaan mereka, tetapi kepedulian kita dapat menjadi kekuatan dan harapan bagi mereka untuk bangkit. Setiap sentuhan kita sangat berarti bagi saudara-saudari kita di Flores, NTT,” pungkasnya.


Melalui gerakan Open Donasi dan Penggalangan Dana di Jalan, PMKRI Cabang Toraja berharap solidaritas masyarakat Toraja dapat menjadi bagian dari upaya membantu pemulihan para korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur.


“Pray for NTT, Donasi Anda Harapan Pemulihan Mereka.”


Iklan

               
         
close